27 Mei 2011

“Wanita hamil tidak boleh makan durian.”
Hmm.. mungkin Bunda pernah mendengar larangan itu. Ada sebagian masyarakat yang mengatakan durian pantang bagi wanita hamil, tapi ada juga yang mengatakan tidak masalah asalkan tidak terlalu banyak. Lalu bagaimana yang sebenarnya, apakah wanita hamil diperbolehkan mengonsumsi durian? Jangan khawatir, pertanyaan itu akan segera terjawab setelah membaca artikel ini.
Baca entri selengkapnya »
2 Komentar |
Artikel Kesehatan, Ibu, Kehamilan, Wanita | Ditandai: bahaya durian, bahaya durian bagi ibu hamil, durian, efek durian bagi ibu hamil, kandungan, Kehamilan, makan durian saat hamil, makanan ibu hamil |
Permalink
Ditulis oleh Ummu Kautsar
6 April 2011
Sekitar 70 persen ibu di Indonesia bekerja. Ini berarti, banyak ibu yang tak bisa menyusui. Namun bukan berarti si kecil tak bisa mendapatkan ASI sama sekali. Toh, ASI bisa diperas. Dengan begitu, si kecil bisa tetap memperoleh ASI, bahkan ASI eksklusif yaitu hanya ASI tanpa makanan tambahan apa pun hingga si kecil berusia 6 bulan.
Hanya sayang, ASI peras tak bisa menggantikan tindakan menyusui itu sendiri. Seperti diketahui, tindakan menyusui punya banyak pengaruh untuk pertumbuhan mental dan fisik bayi. “Kalau saja semua bayi mendapatkan exclusive breast feeding minimal 4 bulan, saya yakin tak akan ada tawuran seperti sekarang ini. Karena anak-anak yang diberi ASI akan tumbuh menjadi anak yang kepribadiannya baik, lantaran mereka tumbuh dalam keadaan yang dinamakan secure attachment, suatu suasana yang aman, hingga mereka akan mempunyai kepribadian yang baik,” tutur dr. Utami Roesli, SpA, MBA.
Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar » |
Anak, Artikel Kesehatan, Bayi, Ibu, Menyusui | Ditandai: ASI eksklusif, ASI perah, menyusui bayi |
Permalink
Ditulis oleh Ummu Kautsar
1 April 2011
Orangtua terkadang bingung karena pada usia tertentu anaknya belum bisa berbicara. Hal ini membuat orangtua bertanya apakah kondisi tersebut masih terbilang normal atau justru menandakan adanya gangguan.
Ike R Sugianto, Psi, seorang psikolog anak menuturkan untuk mengetahui apakah anak mengalami gangguan bicara atau tidak perlu diperhatikan tahapan dari perkembangan bicara anak. Berikut ini tahapan perkembangan bicara dan bahasa yang dialami anak yaitu:
Usia 0-6 bulan
Perkembangan bicara dan bahasa: Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar » |
Anak, Artikel Kesehatan, Balita, Batita, Bayi, tumbuh kembang |
Permalink
Ditulis oleh Ummu Kautsar
8 Maret 2011
mempunyai anak adalah dambaan setiap keluarga, bahkan dengan anak hidup kita akan terasa sempurna, namun seringkali kita jumpai ada keluarga yang sudah bertahun tahun hidup bersama tetap belum di karuniai seorang anak.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan bagi pasangan suami isteri agar cepat mendapatkan kehamilan:
1.Tidak Memakai Alat KB
Tidak menggunakan semua alat KB adalah hal pertama yang harus diperhatikan. Hal ini karena penggunaan alat ini akan menyebabkan siklus haid Anda menjadi tidak teratur dan perlu waktu beberapa bulan untuk menjadi normal kembali.
2. Periksakan Kondisi Kesehatan Anda
Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar » |
Artikel Kesehatan, Kehamilan, Umum |
Permalink
Ditulis oleh Ummu Kautsar
31 Januari 2011
Alhamdulillah bisa menengok sedikit blog ini setelah sibuk dengan aktivitas pekerjaan. Kamis siang kemarin (tanggal 27 Januari) ana sempat perdarahan,padahal ana lagi periksa pasien ibu hamil, Alhamdulillah Allah masih menjaga ana dan janin ana, karena hasil USG menunjukkan janin ana masih hidup dan baik-baik saja, perdarahannnya karena kontraksi dan kontraksinya itu disebabkan kecapean. Oleh dokter SPOG ana disuruh bedrest total selama 1 minggu, jadinya ana bisa ga masuk kerja 1 minggu ini, makanya ana sempat deh menulis sedikit di blog ini lagi.
Baca entri selengkapnya »
2 Komentar |
Curhat |
Permalink
Ditulis oleh Ummu Kautsar
29 Januari 2011
a. Puting susu datar dan terpendam
Cara mangatasinya: Puting susu ditarik-tarik sampai menonjol, kalau perlu dengan bantuan pompa susu.
b. Puting lecet dan nyeri
Hal ini disebabkan oleh karena posisi menyusui atau cara menghisap yang salah, puting susu belum meregang (belum siap untuk disusui), dan hisapan bayi sangat kuat.
Cara mengatasinya:
c. Payudara bengkak
1 Komentar |
Anak, Artikel Kesehatan, Bayi, Ibu, Menyusui, Wanita | Ditandai: bingung puting, cara mengatasi masalah-masalah menyusui, payudara abses, payudara bengkak, pemasalahan menyusui, produksi ASI kurang, puting susu lecet/nyeri, puting susu terpendam, radang payudara, relaktasi, saluran ASI trsumbat |
Permalink
Ditulis oleh Kautsar
15 Juli 2010
Bismillahirrohmannirohim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Bingung nih mau nulis apa, sudah lama banget ga ngurusin blog, udah 3 bulan ga pernah masukin artikel lagi. Ana mohon maaf untuk semuanya, banyak banget komentar yang belum dibalas. Terus ana juga lagi sedih, soalnya blog kami (blog suami dan ana) yang lain (kautsarku.wordpress.com) dihacker orang, jadinya kami ga bisa masuk lagi ke blog kami, ga bisa balas semua komentar-komentar diblog tersebut, ga bisa nulis artikel lagi, padahal sudah banyak pengunjungnya, sudah banyak saudara dan teman yang kami kenal dari blog tersebut. Ya semoga saja kami bisa buat blog lain yang eksis seperti blog kautsarku dan yang menghacker, semoga saja dia sadar, bahwa dia telah merebut hak orang lain, biarlah Allah yang membalas perbuatannya tersebut.
Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar » |
Curhat, Tak Berkategori |
Permalink
Ditulis oleh Ummu Kautsar
22 April 2010
Kaki tidak semestinya diberi status kurang penting karena anggota tubuh bagian bawah ini punya peran sangat penting dalam kehidupan seorang anak.
| Jangan bingung kalau kaki bayi yang baru lahir terlihat berbentuk “O”. Tak perlu membedongnya seperti lontong agar lurus, karena langkah seperti itu sama sekali tidak tepat. Seperti dikatakan Dr. Ferry D.T., Sp. BO, bentuk kaki baru lahir memang berpola seperti huruf “O”. “Mau dibedong sekuat apa pun, kaki bayi baru lahir akan tetap membentuk huruf O,” tambah dokter yang mengambil spesialis ortopedi di Peolpe’s Friendship University, Moskow, Rusia ini.Selain dokter, orang tua pun bisa melakukan pemeriksaan terhadap normal-tidaknya kaki bayi. “Nah, begitu menemukan kejanggalan atau setidaknya merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan pertumbuhan atau keadaan kaki anaknya, langsung tanyakan dan periksakan pada dokter, khususnya dokter ortopedi.”
Contoh pemeriksaan:

CIRI-CIRI KAKI NORMAL
* Simetris
Kaki kiri dan kaki kanan bayi harus simetris. Bentuk tulangnya relatif sama-sama lurus alias tidak ada kelebihan rotasi ke dalam maupun ke luar. Begitu juga dengan tulang kering, meski bisa saja agak membengkok ke arah belakang, namun masih dalam batas normal. Dalam arti, bengkoknya tidak terkonsentrasi pada satu ujung tulang saja karena kurvanya mencakup sepanjang tulang (smooth curve).
* Memiliki Sudut Tertentu
Baca entri selengkapnya »
|
3 Komentar |
Anak, Artikel Kesehatan, Balita, Batita, Bayi | Ditandai: ciri-ciri kaki normal, congenital talipes equinovarus, flat foot (kaki datar), kaki bayi, kelainan kaki, knee hyperextension, leg length discperancy (perbedaan panjang tungkai), macam-macam kelainan kaki, stimulasi kaki anak |
Permalink
Ditulis oleh Ummu Kautsar