Hal-hal penting yang perlu diketahui berkaitan dengan perilaku ASI Eksklusif

1. Apa yang dimaksud dengan ASI Eksklusif ?

Yang dimaksud dengan ASI Eksklusif yaitu perilaku dimana hanya memberikan Air Susu Ibu (ASI) saja kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan.

2. Apa yang dimaksud dengan kolostrum ?

Kolostrum (susu pertama) adalah ASI yang keluar pada hari-hari pertama setelah bayi lahir (4-7 hari), berwarna kekuning-kuningan dan lebih kental karena mengandung banyak vitamin A, protein dan zat kekebalan yang penting untuk kesehatan bayi.

3. Apa manfaat kolostrum bagi kesehatan bayi ?

Kolostrum sangan bermanfaat bagi kesehatan bayi karena dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare, dan membantu pengeluaran mekonium, yaitu kotoran bayi pertama yang berwarna hitam kehijauan.

4. Mengapa menyusui selalu dianjurkan dan apa manfaat pemberian ASI ?

Karena ASI makanan yang lengkap zat gizinya bagi bayi.
Manfaat ASI:
• ASI adalah makanan terbaik untuk bayi dan mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi
• ASI mengandung zat gizi berkualitas tinggi, berguna untuk kecerdasan dan pertumbuhan.
• ASI mengandung asam amino essensial yang sangat penting untuk meningkatkan jumlah sel otak bayi (berkaitan dengan kecerdasan bayi), terutama sampai usia bayi 6 bulan. Bila pada periode tersebut terjadi kekurangan gizi, akan terjadi penurunan jumlah sel otak sebanyak 15-20%.
• ASI mengandung zat kekebalan, melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi
• ASI selalu aman dan bersih
• ASI tidak pernah basi
• ASI mempunyai suhu yang tepat, sehingga dapat langsung diberikan kepada bayi setiap saat
• ASI mengandung zat antibodi sehingga menghindarkan bayi dari alergi dan diare

Manfaat menyusui:
• Lebih mudah pemberiannya (ekonomis dan praktis)
• Menyusui mempererat hubungan kasih sayang antara ibu dan anak
• Menyusui dapat menjarangkan kelahiran (cara alamiah penunjang KB) jika bayi disusui hanya ASI saja selama 6 bulan pertama, tanpa diselingi makanan lainnya
• Menghindarkan ibu dari kemungkinan timbulnya kanker payudara
• Uterus cepat pulih
• Ibu lebih sehat dan bayi tidak kegemukan
• Mencegah timbulnya Diabetes Millitus pada masa bayi/anak-anak
• Interaksi antara ibu dan bayi yang penting untuk perkembangan kejiwaan/mental anak

5. Apakah yang dimaksud dengan makanan pralakteal?

Makanan pralakteal adalah makanan dan minuman yang diberikan kepada bayi sebelum ASI keluar. Jenis-jenis makanan minuman tersebut antara lain: air kelapa, air tajin, madu, pisang, nasi yang dikunyah oleh ibunya, pepaya, dll.

6. Mengapa pemberian makanan dan minuman pralakteal berbahaya bagi bayi?

Pemberian makanan dan minuman pralateal berbahaya bagi bayi karena:
• Saluran pencernaan bayi belum cukup kuat untuk mencernakan makanan atau minuman selain ASI
• Makanan atau minuman lain sering mengandung kuman yang bisa membuat bayi sakit

Jadi tidak boleh memberikan makanan dan minuman lain kepada bayi selain ASI sampai dengan usia 6 bulan, agar pertumbuhan dan kesehatan bayi tetap terjaga baik.

7. Mengapa hanya ASI saja yang diberikan kepada bayi sejak lahir hingga umur 6 bulan:

• ASI saja cukup. Pada periode usia bayi 0-6 bulan, kebutuhan gizi bayi baik kualitas maupun kuantitas terpenuhi dari ASI saja, tanpa harus diberikan makanan ataupun minuman lainnya.
• Pemberian makanan lain akan mengganggu produksi ASI dan mengurangi kemampuan bayi untuk menghisap. Daya cerna bayi hanya cocok untuk ASI.
• Zat kekebalan dalam ASI maksimal dan dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi.
• Asam lemak esensial dalam ASI bermanfaat untuk pertumbuhan otak, sehingga merupakan dasar perkembangan kecerdasan bayi dikemudian hari.

8. Kapan ibu mulai menyusui bayinya?

• Proses menyusu dimulai saat bayi baru lahir, dimana bayi sendiri yang mencari puting susu ibunya, dikenal dengan istilah IMD (Inisiasi Menyusu Dini)
•  Melalui perlekatan antara ibu dan bayi, perlakuan tersebut akan mempercepat proses pengeluaran ASI
• Hisapan bayi akan merangsang keluarnya ASI.

9. Berapa lama ibu harus menyusui bayinya?

• Susuilah bayi sesering mungkin sesuai dengan kebutuhan bayi
• Menyusui dilakukan secara bergantian antara kedua payudara sampai kosong hingga bayi tenang dan puas, biasanya + 10 menit.


10. Bagaimana cara menyendawakan bayi setalah disusui?

Menyendawakan bayi dapat dilakukan dengan cara: Meletakkan bayi pada bahu ibu atau telungkup sampai bersendawa.

11. Bagaimana cara meningkatkan produksi ASI?

Cara meningkatkan produksi ASI dapat dilakukan dengan hal-hal sebagai berikut:
• Melakukan persiapan menyusui saat ibu sedang hamil
• Susuilah bayi segera setalah bayi lahir
• Susuilah bayi sesering mungkin. Semakin sering bayi menghisap puting susu, semakin banyak ASI yang keluar
• Susuilah bayi dari kedua payudara yang kiri dan kanan secara bergantian pada setiap kali menyusui
• Jangan memberikan makanan dan minuman lain selain ASI sampai dengan usia bayi 4 bulan.

12. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan menyusui ?

Keberhasilan menyusui sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor sbb:
• Ibu harus yakin bahwa mampu menyusui.
• Ibu cukup minum (8-12 gelas/hari) dan makan lebih banyak makanan bergizi. Usahakan makan 2 kali. lebih banyak dari pada biasanya dan makan makanan yang segar dan bervariasi setiap hari.
• Ibu dalam keadaan pikiran yang tenang, tentram dan santai.
• Perhatikan cara meletakkan bayi dan melekatkan puting pada mulut bayi dengan benar.
• Makin sering payudara dihisap bayi, makin banyak produksi ASI.
• Pengertian dan dukungan keluarga, terutama dari suami sangat penting.

13. Apa yang dimaksud dengan laktasi ?

Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui, mulai dari ASI diproduksi sampai proses bayi mengisap dan menelan ASI.

14. Bagaimana cara menyusui yang baik dan benar ?

Cara menyusui yang baik dan benar dapat dilakukan sbb:
• Sebelum menyusui, sebaiknya ibu mencuci tangan terlebih dahulu.
• Bersihkan puting susu dengan air hangat, kemudian dilap dengan kain yang bersih.
• Letakkan kepala bayi pada lengkung siku dan bokong bayi ditahan dengan telapak tangan.
• Perut bayi menempel pada badan ibu, telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus
• Waktu mulai menyusui, peganglah bagian bawah payudara dengan keempat jari, dan ibu jari diletakkan di bagian atas payudara.
• Setuhkan puting pada bibir atau pipi bayi untuk merangsang agar mulut bayi terbuka lebar.
• Masukkan seluruh puting dan sebahagian lingkaran di sekitar puting (areola) ke mulut bayi
• Ibu dan bayi harus berada dalam keadaan santai, tenang dan nyaman.

15. Bagaimana cara menyimpan ASI?

ASI dapat disimpan dalam wadah yang bersih (steril), tertutup dan dapat tahan sampai: 6 jam pada suhu kamar. Sebelum diberikan kepada bayi dengan sendok atau gelas, ASI dapat dihangatkan dengan merendam wadah ASI dalam mangkok atau panci berisi air hangat/panas.

16. Bagaimana cara mengatasi puting datar dan terbenam ?

Puting datar dan terbenam dapat diatasi dengan cara:
Setiap selesai mandi pada periode kehamilan di atas 7 bulan, puting susu ditarik-tarik sampai menonjol atau dengan bantuan pompa susu. Setelah lahir, penarikan puting susu jangan dilakukan berlebihan.

17. Bagaimana cara mengatasi puting lecet dan nyeri ?

Untuk mengatasi puting lecet dan nyeri dapat dilakukan hal-hal sbb:
• Mulai menyusui pada puting yang tidak sakit
• Susui sebelum bayi sangat lapar
• Jangan membersihkan puting susu dengan sabun atau alkohol
• Perbaiki posisi bayi pada saat menyusui
• Perhatikan cara melepas mulut bayi dari puting
• Keluarkan sedikit ASI untuk dioleskan pada puting selesai menyusui
• Biarkan puting kering sebelum memakai BH
• Bila lecet tidak sembuh dalam 1 minggu, rujuk ke Puskesmas
• Usahakan bayi menghisap sampai aerola

18. Bagaimana cara mengatasi payudara bengkak dan puting nyeri ?
Untuk mengatasi payudara bengkak dan puting nyeri dapat dilakukan hal-hal sbb:
• Susuilah bayi setiap kali meminta
• Keluarkan ASI dengan pompa atau tangan
• Untuk mengurangi rasa sakit, kompres dengan air hangat
• Perbaiki cara meletakkan bayi (tubuh bayi menghadap perut ibu) dan cara meletakkan bayi (letak mulut pada areola).

19. Bagaimana cara menyapih yang baik ?

• Kurangi frekuensi menyusui secara bertahap
• Tambah frekuensi makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dan makanan selingan
• Jadwal menyusui terakhir, pada malam hari dihentikan
• Tetap berikan perhatian dan kasih sayang
• Menyapih sebaiknya di mulai pada masa anak berusia diatas 2 tahun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: