Hati-hati, teriakan dan pukulan bisa bikin anak bodoh

Cara mendidik anak dengan pukulan dan teriakan bisa menjadi salah satu penyebab anak menjadi bodoh. “Otak yang seharusnya dipakai untuk berpikir, hanya dipakai untuk mempertahankan hidup akibat pukulan dan teriakan,” kata Psykolog Ery Soekresno dalam seminar “Mendidik Anak Tanpa Pukulan dan Teriakan” di Aula Setda Pemprov Banten di Serang, Ahad (17/1).

Ery menyatakan, mendidik anak dengan cara pukulan dan teriakan memang bisa mempercepat anak untuk mengerti melakukan sesuatu tindakan, namun hal itu bukan suatu penyadaran terhadap anak, karena ada unsur keterpaksaan. Sebab, menegakkan disiplin dan aturan adalah melatih anak untuk dapat mengendalikan dorongan dari dalam dirinya sehingga tercapai tujuan yang mulia.

Menurut Erry, mendidik anak tidak sama dengan menghukum. Tujuan pendidikan adalah menjadikan anak bahagia dan produktif dengan cara memberikan hasil karya nyata. Jika mendidik dengan teriakan dan pukulan, maka yang bekerja adalah otak reftil yang ada di belakang. Anak jadi bodoh karena menggunakan otak itu untuk mempertahankan hidup.

“Anak hanya berpikir untuk mempertahankan diri, sulit berpikir yang lain. Pukulan dan teriakan sudah tidak cukup, tapi anak harus faham,” kata psykolog Kelompok Pecinta Pendidikan Bangsa (KPPB) tersebut.

Selain itu, Ery menambahkan cara mendidik anak dengan teriakan dan pukulan juga bisa mengakibatkan anak menjadi kurang percaya diri. Anak akan cenderung melakukan tindakan kriminal karena meniru perbuatan orang tuanya.

“Namun yang harus dilakukan orang tua adalah membuat aturan dan memberikan konsekuensi saat anak melanggar aturan, sesuai dengan apa yang dilanggarnya,” kata Ery. Seminar yang diselenggarakan oleh Taman Kanak Kanak Islam Terpadu (TKIT) Al-Izzah Serang.

metrotvnews.com

About these ads

5 Balasan ke Hati-hati, teriakan dan pukulan bisa bikin anak bodoh

  1. didin mengatakan:

    bagus neh infonya,

    maaf numpang pasang link blog.
    http://didinhotmix.blogspot.com

  2. UMMU FAQIH mengatakan:

    kalo sudah dengan lembut dan halus tapi koq masih sulit di ajak tertib….. kadang sulit untuk mengendalikan emosi…. karena kejadiannya berulang…. ada yang bisa bantu?

  3. Bunda Erna mengatakan:

    banyak cara yang dapat digunakan untuk membantu anak yang mengalami kesulitan mengendalikan emosi. Terutama bila ini sudah mengganggu proses tumbuh kembangnya. Pengalaman traumatis sering tanpa disadari masuk dan terbenam dalam alam bawah sadar seseorang. Ketika alam bawah terisi oleh pengalaman negatif, pada umumnya reaksi tingkah laku pun menjadi negatif. Hal ini disebabkan suasana hati yang negatif. Salah satu contoh adalah ketika seseorang sedang berduka, sangat sulit baginya untuk tersenyum. bila ini berkelanjutan perlu di terapi dengan “pembersihan” alam bawah sadar dengan tehnik Hypnokonseling dan hypnotherapy. Bunda Erna 08158242472

  4. Ummu Zahra mengatakan:

    Bisa dijelaskan hypnokonseling dan hypnoterapy…?

  5. abahdzaki mengatakan:

    Dalam Islam salah satu cara mendidik adalah dengan pukulan. Ketika anak ummur 10 tahun tidak mau shalat maka boleh dipukul.
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perintahkanlah kepada anak-anakmu untuk (melaksanakan) shalat (lima waktu) sewaktu mereka berumur tujuh tahun, pukullah mereka karena (meninggalkan) shalat (lima waktu) jika mereka (telah) berumur sepuluh tahun, serta pisahkanlah tempat tidur mereka.“

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: