Bila Harus Beralih ke Formula

Bila karena satu dan lain hal ASI sudah tidak memungkinkan lagi diberikan kepada si buah hati, bagaimana tips memberikan susu formula ke bayi?

Pada saat bayi dilahirkan dan untuk pertama kali menghirup udara dunia luar, proses kehidupan di luar kandungan dimulai. Untuk melanjutkan pertumbuhan dan perkembangannya, bayi memerlukan nutrisi di mana air susu ibu (ASI) menjadi sumber makanan yang memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. ASI adalah makanan utama yang paling sesuai dan bernilai nutrisi untuk 4-6 bulan pertama kehidupan si kecil. Komponen biokimia, imunokimia, dan seluler tampaknya memberi keuntungan untuk bayi. Tak diragukan lagi, ASI adalah makanan dengan gizi super komplit, yang paling baik untuk bayi.

Meskipun demikian, pada suatu keadaan tertentu pemberian ASI tidak mungkin dilakukan. Apabila ibu sakit atau tidak dapat menyusui karena berbagai alasan, harus dicari sumber makanan lain untuk bayi.

ASI is the best

Seiring dengan perkembangan jaman, mulailah diperkenalkan susu formula yang terbuat dari susu sapi yang dimodifikasi dengan penambahan air dan karbohidrat, sehingga komposisinya mendekati ASI. Meskipun banyak produksi PASI (pengganti ASI) yang memiliki kualitas sangat baik sehingga hampir mirip dengan ASI, tetapi tidak satupun sesempurna ASI. “Cow’s milk is the best for calves, mother’s milk is the best for babies”.

Akan tetapi pada saat bayi terpaksa tidak dapat menerima ASI, maka perlu dilakukan upaya agar mendapat PASI yang terbaik dan aman serta sesuai  dengan yang dibutuhkan bayi.

Indikasi pemberian PASI

Keadaan-keadaan yang menjadi indikasi pemberian PASI antara lain berasal dari faktor ibu maupun faktor anak.

Faktor ibu

  • Kanker payudara
  • Hepatitis B
  • HIV
  • Ibu yang mendapat pengobatan khusus seperti terapi keganasan, radiasi, dan obat-obat anti tiroid.

Faktor bayi

Indikasi pemberian PASI karena kelainan yang terdapat pada bayi antara lain: galaktosemia dan fenilketonuria.

Cara memilih PASI

Mengingat terdapatnya berbagai produk PASI yang beredar di pasaran dan adanya formula khusus untuk suatu keadaan tertentu, maka dalam pemilihan PASI dianjurkan untuk memperhatikan keadaan-keadaan berikut:

  • Gunakan PASI yang komposisi kandungan nutriennya paling mendekati ASI.
  • Sesuaikan dengan kondisi klinis bayi bilamana diperlukan formula khusus.
  • Sesuaikan dengan kemampuan ekonomi keluarga.

Selanjutnya dalam mengkonsumsi PASI hendaknya berpedoman pada hal-hal berikut:

  • Setiap kali memberikan PASI pada bayi sebaiknya dibuat yang segar.
  • Buatlah campuran PASI sesuai dengan takaran yang dianjurkan.
  • Perhatikan kebersihan air, peralatan yang dibutuhkan untuk memberikan PASI maupun higiene dari orang yang membuatnya.
  • Selama memberikan PASI sebaiknya bayi ada dalam pangkuan ibu.
  • Perhatikan sumber nutrisi yang lain setelah kemampuan anak mulai berkembang sesuai dangan perkembangan usianya.
  • Bilamana timbul gejala yang tidak diinginkan, segera hubungi dokter atau petugas kesehatan.

Referensi:

  1. Barness LA. Nutrition  Up date Pediatric Rev. 1994
  2. Camelrun M, Hefvander. Dalam : Replacement of Breast feeding. 1994

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: