Tips Pertolongan Pertama Pada Anak Yang Mengalami Kecelakaan/Keadaan Darurat

Salah satu prioritas utama kita adalah menjaga keselamatan anggota keluarga, terutama anak-anak yang masih kecil. Berikut beberapa tips untuk memberikan pertolongan pertama bagi keadaan darurat sebelum dibawa ke dokter untuk pertolongan medis selanjutnya.

TERSEDAK

Ciri-ciri anak tersedak :

    Tiba-tiba sesak napas
    Tidak bisa bicara, menangis atau bersuara
    Mukanya membiru
    Memegangi lehernya atau melambaikan tangannya
    Kelihatan panik

Yang harus dilakukan :

  • 1. Jangan merogoh ke dalam mulut anak atau menepuk punggungnya karena bisa mengakibatkan benda penyebab tersedak jatuh lebih dalam.
  • 2. Lakukan manuver Heimlich hanya jika anda benar-benar terlatih menggunakannya.
  • 3. Jika anak masih bisa batuk atau berusaha batuk, artinya jalan napas tidak tertutup seluruhnya.
  • 4. Segera hubungi dokter jika anak mengalami kesulitan bernapas dan tidak sadar.

MIMISAN

Mimisan umumnya terjadi bila pembuluh darah dalam lubang hidung pecah akibat benturan pada hidung, bersin, mengorek hidung atau saat membuang lendir. Mimisan juga bisa disebabkan oleh iritasi atau keringnya lapisan selaput dalam hidung akibat berkurangnya kelembaban dan lingkungan yang kering.

Keluarnya darah biasanya hanya terjadi dari salah satu lubang hidung. Kebanyakan mimisan berasal dari pembuluh darah yang terletak pada bagian depan hidung. Sebagian lagi disebabkan oleh perdarahan dari bagian belakang hidung yang mengalir ke dalam tenggorokan. Mimisan jenis ini lebih sulit dikendalikan dan hampir selalu membutuhkan pertolongan medis.

Yang harus dilakukan :

  • Dudukkan anak dengan posisi agak condong ke depan. Posisi ini menahan darah agar tidak mengalir ke belakang tenggorokan yang bisa menyebabkan anak muntah-muntah.
  • Periksa apakah ada benda dalam hidung anak, jika ditemukan ambil benda tersebut bila perlu.
  • Pencet hidung anak selama 10 menit pada bagian yang empuk (dibawah tulang hidung) dan biarkan ia bernapas melalui mulut.
  • Jika darah masih keluar, pencet kembali selama beberapa menit.
  • Jika perdarahan bisa dikendalikan, bersihkan hidung dan mulutnya perlahan dengan kain basah.

Hubungi dokter jika :

  • Darah mengalir deras dan penderita pusing atau lemas.
  • Perdarahan terus berlangsung lebih dari 30 menit.
  • Mimisan disebabkan oleh benturan pada kepala.

JATUH

Anak kecil biasa terjatuh saat belajar berjalan, berlari atau memanjat. Umumnya jatuh tidak menyebabkan cedera parah selain memar ringan dan luka kecil. Namun jatuh yang parah bisa menyebabkan cedera serius dan membutuhkan pertolongan medis.

Jangan pindahkan anak dan segera hubungi dokter jika si anak :

  • Mengalami cedera serius pada kepala, leher, punggung, tulang panggul atau paha.
  • Tidak sadar atau sempat pingsan sejenak.
  • Mengalami kesulitan bernapas.
  • Kejang-kejang.
  • Ada cairan atau darah keluar dari hidung, telinga atau mulut

Hubungi dokter jika :

  • Tidak mau berhenti menangis.
  • Mengantuk dan sulit dibangunkan.
  • Muntah.
  • Mengeluh sakit pada leher atau punggung.
  • Mengeluh karena rasa sakit yang semakin menjadi.
  • Tidak bisa berjalan normal.
  • Tidak bisa menfokuskan matanya secara normal.
  • Atau gejala lain yang membuat anda khawatir.

Jika kondisi aman untuk memindahkan anak :

  • Peluk si anak dan tenangkan dia sampai tangisnya berhenti.
  • Beri kompres dingin pada memarnya.
  • Istirahatkan anak untuk beberapa saat ke depan.
  • Perhatikan kondisi anak untuk 2×24 jam ke depan untuk gejala-gejala yang tidak biasa

LUKA MEMAR

Luka memar adalah akibat dari perdarahan di dalam jaringan kulit, tanpa ada kerusakan kulit. Luka memar yang disebabkan oleh cedera bukan merupakan keadaan serius dan akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Meskipun demikian luka memar di bagian kepala mungkin dapat menutupi cedera yang lebih gawat dalam kepala (tulang kepala retak dengan perdarahan di bagian otak). Bila luka memar timbul dengan spontan, maka mungkin merupakan tanda gangguan perdarahan.

Penyebab umum memar adalah terpukul ataupun terantuk benda tumpul dengan keras.

Gejala-gejala

    1. Kulit berubah kebiruan/ungu/coklat, yang akan berubah menjadi hijau/kuning sekitar satu minggu kemudian.
      Bengkak yang merata.
      Sakit, nyeri.

Yang harus dilakukan

  • Kompres dingin (dengan es dibungkus handuk) supaya lebih cepat menghentikan perdarahan dalam.
  • Hubungi dokter apabila luka memar terjadi di bagian kepala dan anak muntah-muntah, mengantuk atau pingsan.

LUKA IRIS DAN LUKA SERUT

Luka iris adalah luka karena terkena benda tajam dengan pinggir-pinggir luka yang rapi, sebaliknya luka robek pinggir-pinggirnya tidak beraturan. Luka serut (gesek/abrasi) adalah suatu cedera pada permukaan kulit karena bergesekan dengan permukaan kasar. Luka iris dan serut yang kecil banyak terjadi dan tidak berbahaya serta bisa dirawat di rumah. Sedikit pendarahan mungkin terjadi dan akan berhenti dengan sendirinya.

Pendarahan banyak akan terjadi jika mengenai pembuluh darah besar (arteri atau vena). Pendarahan pada pembuluh darah arteri biasanya mengalir depat dan deras serta warnanya merah cerah. Pendarahan di pembuluh darah vena biasanya merembes pelan dan berwarna merah tua.

Yang harus dilakukan :

  • Cucilah luka di air yang mengalir dan keringkan dengan kertas tisu yang bersih.
  • Ambil kotoran, gelas/beling atau partikel lain di dalam luka dengan pengait yang bersih (pengait ini harus dicuci dengan air sabun terlebih dahulu atau dilewatkan di atas api kecil dan dibiarkan dingin).
  • Hentikan perdarahan dengan cara menekan di atas luka dengan kasa bersih selama beberapa menit. Jika kasa basah terkena darah, gantilah dengan kasa baru dan lakukan hal yang sama.
  • Bila luka kecil, biarkan terbuka supaya lebih cepat pulih. Bila luka besar, tutup dengan pembalut.

Segera ke dokter jika
1. Terdapat perdarahan hebat misal: darah memancar dari luka, perdarahan tidak berhenti dengan tekanan, atau sudah kehilangan sekitar 1-2 cangkir darah.
2. Ada bagian tubuh yang terlepas atau hampir terlepas.

KESELEO DAN TERKILIR

Keseleo dan terkilir adalah cedera yang biasa terjadi. Meskipun sangat nyeri tetapi biasanya tidak berbahaya. Sendi yang biasa terkilir adalah tumit, pergelangan tangan, leher, lutut dan jari-jari. Kadang-kadang sukar untuk membedakan antara terkilir dengan dislokasi tulang/ patah tulang.

Gejala-gejala

    Nyeri/sakit pada sendi, gerakan terbatas karena nyeri.
    Bengkak, merah.

Yang harus dilakukan:

  • Hentikan kegiatan yang sedang dilakukan anak sesegera mungkin.
  • Istirahatkan sendi yang sakit sebanyak mungkin.
  • Kompres dingin menggunakan es yang dibungkus handuk.
  • Gunakan pembalut tekan untuk beberapa hari selanjutnya
  • Sendi diletakkan lebih tinggi untuk mengurangi bengkak
  • Periksakan ke dokter bila :
    1. sendi sangat sakit bila dipegang
      anak tidak mampu berjalan lebih dari 4 langkah,
      bagian yang memar bertambah besar,
      bagian yang sakit terasa kebas,
      sendi terlihat bengkok atau bentuknya berubah
      ada tanda-tanda infeksi

    DIGIGIT SERANGGA

    Beberapa gejala reaksi alergi berat akibat digigit serangga :

      Pembengkakan pada muka atau mulut
      Sulit menelan atau berbicara
      Sesak napas
      Pusing atau pingsan
      Mual, muntah

    Yang harus dilakukan :

  • Bawa anak menjauh dari tempat ia digigit serangga
  • Jika anak disengat serangga dan sengatnya masih terlihat, singkirkan sengatnya.
  • Cuci daerah yang tersengat/ digigit dengan air bersih dan sabun
  • Kompres daerah yang tersengat/ digigit dengan es untuk mengurangi bengkak dan rasa sakit
  • Segera hubungi dokter jika anak menunjukkan gejala reaksi berat seperti diatas
  • KERACUNAN

    Yang harus dilakukan :

    1. Bila penderita tidak sadar/pingsan:

  • Jangan memberikan apapun lewat mulut.
  • Jangan mencoba supaya penderita muntah, karena bahaya tersedak bahan muntah tersebut. Bila muntah sendiri, baringkan dalam posisi penyembuhan.

    2. Bila penderita sadar:

  • Minta kepada penderita atau keluarganya untuk menemukan jenis racun.
  • Periksalah bibir, lidah, dan tenggorokan untuk mencari apakah terdapat tanda luka bakar oleh bahan kimia. Bila ada merupakan tanda bahwa bahan racun tersebut bersifat korosif.
  • Bila bahan korosif (mis asam, alkali, ammonia, pemutih, cairan rumah tangga), usahakan agar penderita bisa berkumur dengan baik.
  • Jangan mencoba supaya penderita muntah, karena bahaya lambung robek/rusak.
  • Bila jenis asam, berikan 1-2 gelas susu (atau air, bila tidak ada susu).
  • Bila ammonia/cairan pembersih, berikan 1-2 gelas air.
  • Bila alkali/pemutih, jangan memberikan apapun lewat mulut.
  • Bila bahan produk minyak (mis bensin, pelarut cat, minyak tanah), jangan memberikan apapun lewat mulut, juga jangan mencoba supaya penderita muntah, karena bahaya menghisap asap dari produk minyak kedalam paru-paru dengan akibat yang serius.
  • Bila bahan bukan bersifat korosif/ bukan produk minyak (mis alcohol, obat tanaman beracun) berikan 1-2 gelas air. Usahakan supaya penderita muntah, dengan cara mengusap tenggorokan dengan jari tangan.
  • 3. Bawa penderita ke Unit Gawat Darurat di rumah sakit terdekat. Baringkan penderita pada posisi istirahat pada kursi belakang dalam mobil.

    4. Minta orang lain untuk mengontak rumah sakit untuk memberitahukan akan datangnya kasus keracunan. Juga beritakan tentang racun apa, berapa banyak, berapa lama racun telah masuk tubuh.

    5. Ambil tempat sisa racun, supaya bisa ditentukan jenis racun dan dicarikan anti racun yang cocok.

    GIGI PATAH/ LEPAS

    Yang harus dilakukan :
    1. Segera cari gigi yang patah/ lepas tersebut
    2. Hubungi dokter gigi anak anda
    3. Pegang gigi pada mahkotanya dan bukan pada akarnya
    4. Bilas gigi (jangan disikat) dengan cairan infus atau susu. Sedapat mungkin jangan gunakan air keran karena mengandung klorin yang dapat merusak akar gigi
    5. Jaga agar gigi tidak kering sampai tiba di dokter gigi dengan cara :

  • Meletakkan gigi tersebut kembali ke tempatnya jika si anak sudah cukup besar untuk bisa menjaganya
  • Simpan gigi dalam susu (bukan air)
  • Simpan di dalam mulut anda antara pipi dan gusi bawah
  • Segera pergi ke dokter gigi
  • Gigi yang lepas dari tempat harus dikembalikan ke tempatnya paling lambat 30 menit setelah lepas.

    LUKA BAKAR

    Luka bakar dapat dibagi tiga :

    Derajat Pertama:
    Dutandai dengan warna kulit yang kemerahan dan kadang-kadang bengkak. Kerusakan hanya terjadi di permukaan kulit dan tidak memerlukan perawatan khusus. Misalnya: kulit terbakar akibat berenang atau tersiram air panas.

    Derajat dua:
    Mengenai lapisan bawah kulit. Biasanya ditandai dengan sakit hebat, gelembung berisi cairan, bengkak dan kulit rusak.

    Derajat tiga:
    Dapat mengenai tulang dan organ dalam, ditandai dengan kulit kering, pucat, gosong, mati rasa akibat kerusakan saraf sensoris.

    Yang harus dilakukan :
    Hentikan proses luka bakarnya. Alirkan air dingin pada bagian yang terkena.

  • Lepaskan pakaian dan perhiasan. Jika pakaian melekat, gunting, jangan dipaksakan.
  • Lakukan penilaian dini.
  • Tentukan derajat luka bakar selama pemeriksaan fisik.
  • Tutup luka bakar.
  • Gunakan penutup luka steril, bila mengenai mata pastikan kedua mata ditutup, bila mengenai jari-jari masing-masing dibalut terpisah.
  • Jaga kehangatan tubuh penderita dan rawat cedera lain.
  • Rujuk ke dokter
  • TERSENGAT LISTRIK
    Jika anak Anda terkena aliran listrik dan Anda tidak dapat mematikannya, jangan langsung menyentuh si anak. Lebih baik, sentuh dia dengan menggunakan bahan yang terbuat dari kayu (misalnya: gagang sapu). Jika memungkinkan, pegang penyekat tersebut dengan koran kering yang terlipat.

    Sekitar 85% luka bakar akibat tersengat listrik adalah ringan dan dapat dirawat di rumah. Harus dibawa ke rumah sakit bila :

      Wajah, kedua tangan, daerah genital atau kaki terbakar
      Korban tidak dapat dirawat dengan baik di rumah
      Korban berusia di bawah 2 tahun atau di atas 70 tahun
      Organ-organ dalam juga turut terbakar

    LUKA KARENA KEMBANG API
    Luka yang terjadi akibat dari panas kembang api biasanya mengenai mata yang dapat mengakibatkan kebutaan, kepala, lengan, tangan dan kaki, goresan luka (laserasi), amputasi dan luka bakar. Luka bakar dapat meninggalkan cacat luka parut sepanjang hidup.

    Yang harus dilakukan :

  • Cuci bagian yang terbakar dengan air dingin yang mengalir
  • Jika terjadi lepuhan pada kulit, biarkan saja lalu kompres basah atau dingin. Jika luka bakar itu parah bawalah ke rumah sakit.
  • Bila mata yang terkena percikan api, bilaslah mata dengan air dingin, selama 10 menit.
  • Jika ada benda asing yang melekat di bola mata, misalnya percikan kembang api, tutup mata tersebut dengan kain steril dan bersih. JANGAN mencoba untuk mengambil benda tersebut.
  • Segera cari pertolongan tenaga medis.
  • Sumber :
    1. Bahan Seminar Pertolongan Pertama BeingMoM, Mei 2008
    2. http://www.kidshealth.org
    3. Wawancara dengan dokter gigi
    4. Berbagai sumber lain

    About these ads

    Berikan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.

    %d blogger menyukai ini: