Memilih Sepatu Yang Tepat

Sepatu yang tepat dapat membentuk perkembangan tulang dan otot yang baik, bahkan dapat mencegah timbulnya problem kaki yang mempengaruhi seseorang seumur hidup. Kelainan bisa timbul dari kaki, lutut sampai tulang belakang.

Selama tumbuh kembang, ukuran sepatu anak bisa berubah 34x sampai usianya 10 tahun. Setidaknya enam bulan sekali ukuran kaki anak berubah. Saat anak mulai belajar berjalan, anak harus memakai alas kaki yang dapat mengatur jatuhnya titik berat badan pada posisi yang benar.

Berikut panduan dalam memilih sepatu yang tepat untuk anak:

  • Bayi baru lahir

Cukup kaus kaki yang nyaman dan hangat, bahan terbuat dari katun atau kaus agar menyerap keringat, hindari karet yang terlalu ketat

  • Usia 3 bulan (tengkurap)

Sarung atau kaus kaki, atau kaus kaki berdesain menyerupai sepatu dengan alas tipis

  • Usia 5 bulan (merayap)

Gunakan alas kaki yang menyerupai sepatu, terbuat dari kain yang lebih tebal pada bagian punggung kaki dan memiliki alas lentur

  • Usia 7 bulan (mencoba duduk)

Alas kaki memiliki bagian yang agak tebal pada tumit, bertekstur, dan tidak licin

  • Usia 11 bulan (mencoba berjalan)

Bahan alas kaki gunakan yang tebal seperti kulit, kanvas, terutama di bagian lateral (samping kiri-kanan), bagian tumit lebih tebal, sehingga mampu menopang tubuh agar seimbang. Pilih yang bobotnya ringan tapi tidak terlalu tipis.

  • Usia >1 tahun

o Gunakan sepatu dengan sol yang ringan (jangan terlalu tebal agar tidak membatasi gerak anak) dan fleksibel
o Sebaiknya gunakan sepatu berbentuk sepatu olahraga , karena bentuknya tertutup
o Pilih sepatu yang tepat dan sesuai dengan luas dan panjang kaki anak, terutama di area punggung kaki
o Bagian dalam sepatu sebaiknya dibuat dari bahan yang lembut untuk mencegah kaki lecet
o Panjang sepatu harus dilebihkan sekitar 1,5 cm (selebar ibu jari tangan) agar ada ruang gerak bagi jemari kaki
o Perhatikan luas kaki anak agar sepatu tidak terlalu pas. Bila sepatu terlalu sempit, akibatnya akan timbul tekanan, sehingga kaki bisa melepuh, radang, lecet dan meninggalkan jumlah keringat, serta menimbulkan gangguan gerak dan keseimbangan kaki
o Sol luar jangan terlalu tebal, karena mempengaruhi keseimbangan anak saat berjalan. Jangan licin agar tak mudah tergelincir
o Sol sepatu bagian dalam harus ada bagian lengkungannya, karena mendekati fungsi anatomis kaki yang normal. Sol luar harus kokoh terutama di bagian tumit dan dapat ‚memegang’ tumit dengan baik
o Bagian depan sepatu agak melengkung (naik ke atas)
o Waktu membeli sepatu, coba pada kedua kaki dan suruh si kecil berdiri agar telapak kakinya melebar. Kemudian, suruh ia berjalan dan berlari, lalu tanyakan apakah sepatunya sudah enak dipakai atau belum
o Pilihlah sepatu yang mudah dipakai si kecil, seperti penutup sepatu dengan ban selempang berperekat

Sumber:
Pilih-Pilih Alas Kaki, Tabloid Nakita no 377 tahun VIII, 24 Juni 2006
Sepatuku Nyaman dan Oke, Majalah Ayahbunda no 13, 29 Juni- 12 Juli 2006

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 26 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: